Penulisan Daftar Pustaka
1. Format Penulisan Secara Umum
a. Penulisan buku mengikuti urutan, nama penulis (diawali dengan nama
belakang atau nama keluarga), nama buku, tempat penerbitan, nama
penerbit, dan tahun terbit. Di antara satuan-satuan tersebut digunakan tanda
titik, kecuali tempat penerbit dan nama penerbit digunakan tanda “titik dua”
serta tanda koma pada dua tempat yaitu antara nama bagian akhir (nama
keluarga) dan nama depan; dan antara nama penerbit dan tahun terbit.
Nama buku ditulis miring. Ini model Chicago.
b. Adapun penulisan daftar pustaka gaya Harvard, urutannya hampir sama
dengan gaya Chicago, namun tahun terbit diletakkan setelah nama penulis
baik dengan tanda kurung atau tanpa tanda kurung.
c. Penulisan daftar pustaka meliputi penulisan buku, artikel, karangan dalam
majalah ilmiah dan penerbitan, dan publikasi lain yang pantas dipergunakan
sebagai acuan di dalam skripsi.
d. Daftar pustaka disusun berurutan secara alfabetis, tanpa menggunakan
nomor urut.
e. Daftar pustaka ditulis dengan jarak satu spasi, kemudian antar buku diberi
jarak dua spasi.
f. Penulisan al- dan ibn (untuk nama Arab) dan van (untuk nama Belanda)
diabaikan dalam menyusun alfabetik.
2. Format Penulisan dari Beberapa Sumber
a. Penulisan Buku
Penulisan buku mengikuti urutan: nama pengarang, tahun terbitan,
judul buku, tempat penerbitan, dan nama penerbit. Penulisan nama
pengarang diawali dengan nama akhir pengarang, yaitu nama keluarga
(surname). Nama lain atau huruf singkatannya (initials) ditulis di belakang
nama akhir dan dipisahkan dengan koma. Initials ditandai dengan titik di
belakangnya. Apabila pengarang tidak mempunyai nama keluarga,
penulisan nama pengarang menurut nama yang mudah dikenal. Apabila
pemilik nama tersebut berperan sebagai penyunting buku, maka di belakang
namanya diberi tanda (Ed.).
Contoh:
1) Buku dengan Pengarang Satu Orang
Bakar, Osman. 1994. Tauhid dan Sains: Esei-esei tentang Sejarah dan
Filsafat Sains Islam. Terj. Yuliani Liputo. Bandung: Pustaka
Hidayah.
2) Buku dengan Pengarang Dua Orang
Ary, D., Jacobs. L.C., & Razavieh, A. 1982. Pengantar Penelitian
Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
3) Buku dengan Pengarang Tiga Orang
Zaini, dkk. 2006. Strategi Pembelajaran. Purwokerto: STAIN Press.
4) Buku yang Disunting
Letheridge, S. dan Canon. C.R. (Eds.). 1980. Bilingual Education:
Teaching English as a Second Language. New York: Praeger.
5) Buku yang Direvisi
Cohen, J. 1977. Statistical Power Analysis for the Behavioral Science
(Rev, Ed.). New York: Academic Press.
6) Artikel dalam Buku Bunga Rampai
Maswadi. 2006. "Pendidikan Islam Jawa", dalam Suparto (Ed.),
Paradigma Pendidikan Islam. Jogjakarta: Laela.
7) Buku Terjemahan
Karya yang dikutip dari terjemahan (berasal dari buku terjemahan), nama
penerjemah ditulis setelah nama karya dengan didahului oleh kata “terj.”
(bila terjemahan ke bahasa Indonesia) dan “trans.” (bila terjemahan
selain bahasa Indonesia).
Al-Abrasyi, Athiyah. 2002. Pendidikan Islam, terj. Sukamto. Jakarta: Bulan
Bintang.
Luria R.1969. The Mind of a Mnemonist, trans. L. Solotaroff. New York: Avon
Books.
b. Artikel dari Jurnal atau Buku Antologi
Judul artikel dalam jurnal atau buku antologi diberi tanda kutip dan ditulis
tegak, sedangkan nama jurnal dan judul buku antologi ditulis miring.
Contoh:
1) Artikel dengan Satu Pengarang
Kumaidi. 2005. "Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan
Tesnya", Jurnal Ilmu Pendidikan.Vol. 5, No. 4.
Paivio,A. 1998. "Perceptual Comparisons Through the Mind's Eye", Memory
6- Cognition. Vol. 3, No. 12.
2) Artikel dengan Dua Pengarang
Becker, LJ. dan Seligman, C. 1981. "Welcome to the Energy Crisis",
Journal of Social Issue. Vol. 37, No. 2.
c. Artikel dari Majalah atau Koran
Karya artikel dari majalah dan koran, diawali dengan nama penulis, tahun
penerbitan, dilanjutkan dengan judul artikel ditulis tegak dan huruf besar
pada setiap awal kata kecuali kata penghubung dalam tanda kutip,
dilanjutkan dengan nama majalah atau koran yang ditulis miring dan huruf
besar pada setiap awal kata, diikuti oleh tanggal, bulan, dan tahun, serta
nomor halaman untuk yang ada nama penulis atau langsung diawali dengan
judul artikel dan seterusnya untuk artikel tanpa nama penulis.
Contoh:
Huzaemah. 2012. "Bias Gender dalam Media Massa,"Suara Merdeka, 11 Januari
2012,hlm. 7.
"Jateng Unggulkan Wisata Religius" Suara Merdeka, 11 Januari 2012,hlm. 5.
d. Hasil Penelitian Termasuk Skripsi, Tesis, dan Disertasi.
Karya yang dikutip berupa Hasil Penelitian seperti skripsi, tesis, dan
disertasi, nama penyusun ditulis paling depan, tahun ujian, diikuti dengan
judul skripsi/tesis/disertasi yang ditulis tegak dalam tanda kutip, diikuti
dengan pernyataan ”skripsi atau tesis atau disertasi", yang ditulis tegak,
kemudian nama kota tempat perguruan tinggi, nama lembaga, serta nama
perguruan tinggi.
Basit, Abdul. 2002. ”Konsep Bimbingan dalam al-Qur'an,” Penelitian
Individual. Purwokerto: P3M STAIN Purwokerto.
Tayati. 1994. "Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi PAI di MI Darul
Falah," Skripsi. Purwokerto: STAIN Purwokerto.
Cahyadi. 1996. "Pemikiran Tasawwuf Ibn Taimiyah", Tesis. Banda Aceh:
IAIN Ar-Raniry.
Pangarimbun, T. 1992. "Perkembangan Kompetensi kewacanaan
Pembelajar Bahasa Inggris di LPTK", Disertasi. Malang: Program
Pascasarjana IKIP Malang.
e. Makalah
Karya yang dikutip dari makalah yang disajikan dalam Seminar, Lokakarya
atau Penataran, nama penulis ditulis paling depan, penulisan artikel,
dilanjutkan dengan judul makalah yang ditulis tegak dalam tanda kutip,
diikuti nama pertemuan, tempat penyelenggaraan, lembaga penyelenggara,
tanggal, bulan, dan tahunnya.
Contoh:
Syafi’ie, Imam. 2007. "Reformasi UUD 1945 Transformasi Total Menuju
Indonesia Baru (Tinjauan Filosofis)," Seminar Panel Forum Reformasi
Konstitusi. Diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan
Syari’ah STAIN Purwokerto, 18 Oktober 2007.
f. Internet
1) Karya Individual
Karya yang dikutip berasal dari internet berupa karya individual, nama
penulis diletakkan paling depan, tahun penerbitan, dilanjutkan dengan
judul yang ditulis tegak dalam tanda kutip, diikuti dengan alamat sumber
rujukan, dan kapan diakses.
Contoh:
Davis, A. 2007. “Learning to Use Web Authoring Tools,”
a.davis@uwts.edu.au, 1996, diakses 12 Agustus 2007 pukul 10.00.
2) Artikel Jurnal
Karya yang dikutip berasal dari internet berupa artikel dari Jurnal, maka
nama penulis ditulis paling depan, tahun penerbitan artikel, dilanjutkan
dengan judul artikel yang ditulis tegak dalam tanda kutip, nama jurnal,
diikuti dengan volume dan nomor, alamat sumber rujukan ditulis miring,
dan diakhiri dengan keterangan waktu diakses.
Contoh:
Griffith, A.I.. 1995. “Coordinating Family and School: Mothering for
Schooling, Education Policy Analysis Archives”, Vol. 3, No. 1,
http://olam.ed.asu.edu/epaa, diakses 12 Februari 1997, pukul
13.00
3) Bahan Diskusi
Karya yang dikutip berasal dari internet berupa bahan diskusi, nama
penulis diletakkan paling depan, tahun pembuatan, dilanjutkan dengan
topik diskusi, nama bahan diskusi ditulis tegak dalam tanda kutip, diikuti
dengan alamat sumber rujukan yang ditulis miring, tanggal, bulan, dan
tahun diskusi, dan disertai dengan keterangan kapan diakses.
Contoh:
Syafi’ie, Imam. 2007. ”Ilmu Pengetahuan Perspektif al-Qur’an, Konsep
Ilmu Pengetahuan dalam al-Qur’an (Pendekatan Tafsir Tematik)”,
http://islamic_center.co.id, diakses 21 Desember 2007, pukul
12.00.
4) Email Pribadi
Karya berasal dari internet berupa e-mail pribadi, maka nama pengirim
(jika ada) disertai alamat e-mail pengirim dicetak miring, topik bahasan
dicetak tegak dalam tanda kutip, nama yang dikirim disertai alamat e-
mail yang dikirim dicetak miring, diakhiri tanggal, bulan, dan tahun
pengiriman.
Contoh:
Aliuddin, ali_uddin@yahoo.co.id, ”Hukum Tindak Pidana Pencurian
dalam Perspektif Hukum Islam dan Kontemporer”, Hasan Sadiqin,
hasan_sad@yahoo.com, dikirim 10 Juni 1996.
g. CD/DVD
Karya yang berasal dari CD/DVD, penulisan diawali dengan nama pembuat
CD/DVD, tahun terbit, diikuti judul CD/DVD dengan keterangan dalam
kurung (CD/DVD), diakhiri tempat terbit, dan nama penerbit.
Contoh:
Karyoto. 1996. Pembuatan Flash tanpa Flash (CD). Jakarta: Elexmedia.
Note : Artikel ini penulis buat dengan mengutip dari beberapa sumber (ada yang dikutip sebagian dan ada yang dikutip secara penuh). *sumber sudah dicantumkan dibawah.
SUMBER PUSTAKA
Fauzi, dkk. 2018. Panduan Penulisan Skripsi. Buku Panduan. Purwokerto : FTIK IAIN Kerinci.
Komentar
Posting Komentar